KARBURATOR SEPEDA MOTOR (bagian 2)

Cara menyetel Karburator

Menyetel Karburator berati mengatur kecepatan putaran mesin pada saat langsam (stationer / idle) dan mengatur pencampuran bahan bakar dengan udara.
Bila kecepatan langsam disetel terlalu tinggi maka pemakaian bahan bakar akan boros, sedangkan bila disetel terlalu rendah maka mesin cenderung sering mati.
Penyetelan karburator harus dalam keadaan mesin hidup dan telah panas. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.
1. Putarlah sekerup penahan skep (throttle) sehingga putaran mesin meninggi.
2. Putarlah sekerup pengatur udara (air screw / pilot screw) kearah kanan hingga putaran mesin menurun.
3. Putarlah kembali ke kiri agar putaran mesin naik kembali. (Berhentilah memutar saat putaran mesin agak naik.
4. Dengan posisi sekerup seperti ini putaran mesin agak tinggi, maka untuk menurunkannya putarlah sekerup penahan skep ke arah kiri hingga putaran mesin pada kecepatan yang sesuai sengan spesifikasi.
Perhatikannlah gambar di bawah ini !

PENYETELAN SEKERUP UDARA

Putar sekerup udara searah jarum jam sampau duduk dengan ringan kemudian putar balik sesai spesifikasi yang diberikan.

PEMBUKAAN SEKERUP UDARA : 1,5 putaran keluar

PERHATIAN

Jika sekerup udara dikencangkan dengan erat terhadap kedudukannya, akan terjadi kerusakan pada dudukan sekerup udara

Panaskan mesin sampai suhu operasi normal.
Pasang pengukur putaran (Tachometer)
Setel putaran staaioner (Idle) dengan sekerup Idle
PUTARAN STASIONER : 1.400  100 rpm

Putar sekerup masuk keluar untuk memperoleh putaran mesin yang rata!

Demikian cara menyetel karburator sepeda motor, semoga bermanfaat

Dari berbagai sumber

4 Komentar

  1. bambang coy

    kalo bahan bakarnya boros tdk senormalnya bagaimana!

    • @bambang coy, motor yang boros ada beberapa kemungkinan,salah satunya penyetelan campuran antara udara dan bahan bakar,coba seting sesuai dengan manual book kendaraan anda,sedangkan faktor lain bisa karna penyetelan celah katup yang tidak sesuai atau karna ring piston oyang sudah bocor yang menyebabkan tenaga motor loyo tidak sesuai dengan bahan bakar yang di pakai

  2. MaNiaxXx

    I LIKE IT
    semoga berguna selalu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s